DPMPTSP Kabupaten Lamongan Ikuti Capacity Building TPID dan Forum RIRU 2026 di Bakorwil II Bojonegoro demi Perkuat Sinergi Pengendalian Inflasi dan Peningkatan Iklim Investasi Daerah
Lamongan – Perwakilan Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Lamongan turut berpartisipasi dalam kegiatan capacity building Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) serta Forum Investasi Regional Investor Relation Unit (RIRU) bersama kabupaten/kota se-wilayah kerja Badan Koordinasi Wilayah (Bakorwil) II Bojonegoro, Selasa (22/04/2026). Kegiatan yang dilaksanakan di Bakorwil II Bojonegoro ini merupakan bagian dari upaya memperkuat sinergi antar daerah dalam menjaga stabilitas inflasi sekaligus mendorong peningkatan iklim investasi yang berdaya saing di Provinsi Jawa Timur.
Melalui kegiatan ini, para peserta mendapatkan pemahaman yang lebih komprehensif terkait strategi pengendalian inflasi daerah, penguatan koordinasi lintas sektor, serta optimalisasi peran RIRU dalam mempromosikan potensi investasi daerah kepada investor. Forum ini sekaligus menjadi ruang strategis bagi seluruh kabupaten/kota se-wilayah Bakorwil II untuk berbagi pengalaman dan praktik terbaik dalam pengelolaan inflasi dan pengelolaan hubungan investor di tingkat daerah.
Keikutsertaan DPMPTSP Kabupaten Lamongan dalam forum ini diharapkan dapat memberikan kontribusi nyata dalam meningkatkan kualitas perencanaan dan pelaksanaan kebijakan daerah, khususnya dalam menjaga kestabilan ekonomi serta menarik minat investor guna mendukung pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan di Kabupaten Lamongan. Penguatan kapasitas tim TPID dan RIRU yang diperoleh dari kegiatan ini akan menjadi bekal penting dalam merumuskan langkah-langkah strategis pengendalian inflasi dan promosi investasi ke depan.
DPMPTSP Kabupaten Lamongan berkomitmen untuk mengimplementasikan hasil capacity building ini secara optimal, sebagai bagian dari upaya berkelanjutan dalam mewujudkan iklim investasi Kabupaten Lamongan yang stabil, kondusif, dan berdaya saing di tingkat regional maupun nasional.