DPMPTSP Lamongan Fasilitasi FGD dan Kunjungan Lapangan Dua Proyek Investasi Strategis Kabupaten Lamongan
Lamongan — Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Lamongan bersama sejumlah instansi pusat dan daerah menggelar kegiatan rapat koordinasi FGD serta kunjungan survei lapangan terhadap dua proyek investasi berskala besar, yakni i-Sentra Lamongan dan Smart Eco-Industrial Park Lamongan (SEIPL), pada Kamis–Jumat, 21–22 Mei 2026.
Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari surat permohonan fasilitasi yang diterbitkan oleh DPMPTSP Provinsi Jawa Timur, dalam rangka mengidentifikasi dan menyiapkan Investment Project Ready to Offer (IPRO) yang siap dipresentasikan kepada calon investor. Langkah ini menjadi bagian dari upaya nyata Pemerintah Provinsi Jawa Timur mempercepat realisasi investasi di Kabupaten Lamongan.
Pada hari pertama, Kamis 21 Mei 2026, kegiatan dipusatkan di Ruang Rapat DPMPTSP Kabupaten Lamongan. Sesi dibuka dengan pemaparan Proyek i-Sentra Lamongan oleh PT Jakamitra Indonesia, dilanjutkan sesi FGD dan pendalaman selama satu jam. Setelah rehat singkat, giliran Kementerian Investasi dan Hilirisasi/BKPM memaparkan konsep Smart Eco-Industrial Park Lamongan, yang kembali diikuti sesi diskusi intensif bersama seluruh peserta.
Hari kedua, Jumat 22 Mei 2026, seluruh tim melakukan kunjungan langsung ke lapangan. Rombongan berangkat dari Kantor DPMPTSP Kabupaten Lamongan menuju lokasi Smart Eco-Industrial Park Lamongan (SEIPL) di kawasan Kecamatan Brondong. Setelah itu, kunjungan dilanjutkan ke lokasi proyek i-Sentra Lamongan untuk meninjau kondisi eksisting sekaligus mendiskusikan tindak lanjut pengembangan, dan diakhiri dengan sesi diskusi serta foto bersama.
Kegiatan ini melibatkan lintas instansi, antara lain Direktorat Perencanaan Jasa dan Kawasan Kementerian Investasi dan Hilirisasi/BKPM, DPRKPCK Provinsi Jawa Timur, Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Jawa Timur, serta perangkat daerah Kabupaten Lamongan yang mencakup Bappeda, DPMPTSP, Dinas Bina Marga Cipta Karya dan Tata Ruang, Dinas Pekerjaan Umum SDA, Dinas Perindag, Dinas Tenaga Kerja, Dinas Perhubungan, hingga Camat Kecamatan paciran.
Sinergi antara pemerintah pusat, provinsi, dan kabupaten dalam kegiatan ini mencerminkan komitmen bersama untuk mewujudkan Lamongan sebagai destinasi investasi industri berkelanjutan dan berbasis teknologi. Kehadiran dua proyek strategis — i-Sentra Lamongan sebagai kawasan industri kreatif dan SEIPL sebagai kawasan industri ramah lingkungan — diharapkan menjadi pendorong pertumbuhan ekonomi daerah sekaligus membuka lapangan kerja seluas-luasnya bagi masyarakat Kabupaten Lamongan.
DPMPTSP Kabupaten Lamongan menegaskan komitmennya untuk terus mendukung kelancaran proses perizinan dan fasilitasi investasi, guna memastikan kedua proyek strategis ini dapat segera terealisasi dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.